Jati Diri Pemuda Indonesia

Jati diri atau identitas sering dipakai untuk menunjukan tentang dirinya atau orang lain. Menurut Mustakim (2012), jati diri ialah ciri khas yang menandai seseorang sekelompok orang, atau suatu bangsa. Seperti halnya Indonesia yang memiliki jati dirinya yang membedakan dari bangsa atau negara lain. Jati diri bangsa memang tidak bisa lepas termasuk Indonesia. Beberapa simbol jati diri Indonesia adalah Pancasila, UUD, bahasa, dan lain-lain. Jati diri inilah yang juga menunjukan tentang bangsa Indonesia terhadap negara lain.

Perlu di ingat jati diri bangsa terlihat dari masyarakatnya, terutama para pemuda. Banyak orang mengatakan bahwa orang muda adalah Agent of Change atau agen perubahan. Para pemuda inilah yang akan membawa jati diri bangsa Indonesia menuju kearah lebih baik dimata negara lain, tetapi permasalahan yang timbul membuat para pemuda ini mempertanyakan apakah jati diri bangsa ini bisa dipertahankan atau tidak. Seiring bertumbuhnya teknologi, ekonomi, dan pemikiran masyarakat perubahan untuk menjaga utuh jati diri Indonesia juga berubah.

Salah satu contoh yang membuat jati diri Indonesia terganggu adalah isu tentang intoleran di Indonesia. Saat ini banyak macam kasus dan berita tentang intoleran yang membuat resah di masyarakat. Jika para pemuda tidak ada pembekalan tentang pancasila dan toleransi, maka perpecahan akan terjadi dan membuat pandangan berbeda dari negara lain tentunya. Selain contoh tersebut bisa diambil contoh yang sering kita ketahui bahwa banyak sekali orang muda Indonesia masih tidak mengenal akan budaya Indonesia.

Budaya Indonesia juga salah satu simbol dari jati diri Indonesia sendiri. Budaya Indonesialah yang membawa pandangan yang lebih baik di mata negara lain, sekaligus memperkenalkan bangsa Indonesia. Tetapi sayangnya pemuda Indonesia masih minim akan cinta terhadap budayanya. Mereka lebih menganggap kalau mempelajari budaya sendiri adalah ketinggalan budaya.

Walau demikian sudah banyak anak Indonesia yang mengangkat jati diri Indonesia di mancanegara, salah satunya memenangkan perlombaan internasional atau menjadi tuan rumah pesta olahraga seperti yang dilaksanakan pada tahun 2018 lalu. Maka dari itu sebagai pemuda generasi selanjutnya tetap menjaga kelestarian dan bangga akan menjadi bagian dari bangsa Indonesia


sumber:
http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/artikel/bahasa-sebagai-jati-diri-bangsa-0

Komentar